HeadlineLeadership ReviewTips Meningkatkan Ketajaman Memori, agar Tidak Mudah Lupa.

Avatar Pemimpin.IDJuly 5, 2021232
pexels-meo-724994

Oleh: Noviana Janet 

 

ABSTRAK  Apakah kamu pernah lupa membawa kunci rumah? Atau lupa materi yang kamu pelajari semalam? Lupa merupakan fenomena biasa yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Biasanya, lupa terjadi ketika ketajaman memori kita melemah atau kurang bekerja secara maksimal. Meminimalisir sifat pelupa dapat dilakukan dengan meningkatkan ketajaman memori. Meningkatkan ketajaman memori bisa dilakukan dengan terus menggunakan dan melatih memori. Untuk mengasahnya kamu perlu menggunakan memorimu dengan aktif. 

 

Memori menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kesadaran akan pengalaman masa lampau yang hidup kembali. Bila diartikan, memori adalah kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan dan mengingat informasi atau pengalaman masa lalu pada otak manusia. 

Mengingat adalah suatu aktivitas yang terjadi di dalam otak yang membuat kita mampu memanggil (recall) kembali hal-hal yang sudah pernah dipelajari atau dilakukan ketika hal tersebut dibutuhkan. Hal ini membuat mengingat menjadi skill yang penting agar seorang manusia dapat bertahan. 

 

Lupa bisa terjadi ketika ketajaman memori kita melemah atau kurang bekerja maksimal. Mengingat adalah proses menerima informasi, kemudian memaknai informasi dan disimpan, selanjutnya di-recall atau dipanggil kembali ketika dibutuhkan.

 

Apa Saja Faktor yang Dapat Mempengaruhi Ketajaman Memori Seseorang? 

 

Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang dapat kehilangan ketajaman memorinya. Menurut Tanti Mantily Dewi seorang Talent Advisor & Corporate Coach dari Paragon Technology and Innovation, dalam wawancaranya dengan Pemimpin.id mengatakan bahwa sesungguhnya kita tidak mungkin melewatkan hari tanpa memori. Setiap hal yang terjadi dalam hidup kita akan membuat memori baru di dalam otak. Menurut Coach Tanti, sapaan Tanti Mantily, ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi ketajaman memori seseorang, yaitu: 

  • Fokus
    Tingkat kefokusan seseorang dalam menerima informasi, akan mempengaruhi ketajaman memori tersebut. Ketika seseorang menerima informasi dengan fokus, maka ingatan akan lebih cepat terjadi.
  • Elaborasi
    Memperdalam dan memberi makna akan satu konsep tertentu adalah pengertian dari elaborasi. Proses ini juga menjadi faktor ketajaman memori seseorang. Bila seseorang mengalami kejadian  atau menerima informasi tertentu dan mengalami proses elaborasi yang maksimal karena hal tersebut  bermakna, maka memori kejadian atau informasi tersebut akan tersimpan sangat baik.
  • Repetisi (Pengulangan)
    Seperti pepatah “Berlatih menghasilkan kesempurnaan,” repetisi atau pengulangan adalah faktor yang mempengaruhi ketajaman memori kita. Semakin sering diulang, semakin mudah untuk mengingat kembali hal tersebut. Hal itulah yang menyebabkan seseorang menjadi mahir atau ahli dalam suatu hal.
  • Keterikatan
    Adanya keterikatan emosi dengan memori akan membuat suatu kejadian atau informasi semakin sulit dilupakan.

 

Apa yang Menyebabkan Ketajaman Memori dapat Berkurang?

 

Sebenarnya tidak ada satupun kejadian dan informasi yang kita alami dapat kita lupakan. Memori tersebut seringkali tersimpan tidak hanya dalam otak, namun juga dalam memori emosional. Sejak dalam kandungan, setiap manusia menyimpan memori dalam rekam jejak ingatan emosional. Lalu, apa yang menyebabkan ketajaman memori dapat berkurang?

  • Jarang Diulang
    Berkurangnya frekuensi kita dalam memanggil kembali kejadian atau informasi akan mempengaruhi ketajaman memori kita. Bila  otak kita jarang digunakan untuk mengulang kejadian atau informasi, maka sel-sel di dalam otak akan semakin lambat dalam kegiatan recall dan kita menjadi  sulit untuk mengingat. 
  • Merasa Hal itu Tidak Penting Lagi
    Dalam  psikologi, ketika hal-hal sudah tidak disukai atau merasa tidak penting akan terjadi proses suppress yakni ingatan dibuang jauh-jauh secara sadar ataupun repress yaitu ketika ingatan tersebut menimbulkan rasa sakit yang sangat dalam dan secara tidak sadar kita jadi melupakannya. 
  • Terhalang
    Ketajaman memori bisa berkurang karena terhalang oleh informasi yang baru. Ketika seseorang menerima informasi baru, informasi yang lama yang bisa saja dilupakan.
  • Jarak Semakin Jauh
    Semakin jauh jarak kepentingan informasi tertentu atau semakin lama informasi tertentu tidak dipakai, maka semakin tidak terasah ketajaman memorinya terhadap hal tersebut.

 

Tips Mempertajam Memori 

 

Setelah mengetahui faktor yang memengaruhi ketajaman memori dapat menurun, lalu bagaimana cara mempertajam memori kita? Coach Tanti membagikan bahwa ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan ketajaman memori kamu. 

  1. Mengulang hal-hal yang pernah dipelajari.
  2. Jaga fokus dan perhatian ketika mempelajari informasi baru.
  3. Rajin membaca buku-buku baru.
  4. Berlatih ketajaman memori dengan permainan seperti teka teki silang.
  5. Rutin berolahraga karena meningkatkan hormon yang membantu memori bekerja.
  6. Tidur cepat dan bangun lebih pagi untuk mengoptimalkan kemampuan kerja otak.
  7. Lakukan gerakan hidup sehat dengan makan makanan sehat dan seimbang, hindari rokok, dan alkohol.

 

Lupa merupakan fenomena biasa yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Lupa bisa terjadi ketika ketajaman memori kita melemah atau kurang bekerja maksimal. Ada beberapa hal yang mempengaruhi ketajaman memori kita, seperti fokus, elaborasi, repetisi, dan keterikatan. Untuk itu, meningkatkan ketajaman memori, dapat dilatih dengan beberapa cara. Setelah membaca artikel ini, tingkatkan ketajaman memori kamu dengan melakukan tips-nya ya Pemimpin Muda!.

 

 

Referensi:

 

McCormick, J. (2011, March 10). How to Improve Memory and Boost Your Brain Power. Lifehack; Lifehack. https://www.lifehack.org/articles/lifestyle/10-ways-improve-your-memory-boost-brainpower.html

Prasetya, Ari. (2015). PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN ISOTONIK TERHADAP MEMORI PADA KEADAAN DEHIDRASI (Studi Perbandingan dengan Air Mineral). http://eprints.undip.ac.id/46264/4/ARI_PRASETYA_22010111140173_KTI_BAB_II.pdf 

‌Putranto, Puji Leksono. (2011). PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP FUNGSI MEMORI JANGKA PENDEK ANAK DARI KELUARGA STATUS EKONOMI RENDAH – Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR). Undip.ac.id. https://doi.org/http://eprints.undip.ac.id/28908/1/Puji_Leksono_Putranto_Tesis.pdf

P‌hoto by: Meo

Avatar

Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.