InspirasiSimpel! Cegah Procastination dengan Bangun Pagi

Zein Ihza FahroziJune 7, 2020198
https://pemimpin.id/wp-content/uploads/2020/03/Procastination-tips-anti-menunda-pekerjaan-pemimpin-indonesia-tips-orang-sukses-1280x853.jpg

Apa sih “Procastination” itu ? Mungkin istilah tersebut tidak terlalu familiar bagi sebagian dari kita, namun mungkin tanpa kita sadari kita semua pernah melakukannya di kehidupan sehari-hari.

Procastination adalah tindakan menunda sesuatu

Procrastination sudah ada sejak mulainya peradaban modern. Leonardo Da Vinci saja dikenal sebagai Procastinator (yang melakukan procastination) dari jurnal yang ia tulis. Abraham Lincoln pun pernah berkata tentang procastination.

“You cannot escape the responsibility of tomorrow by evading it today.”

 

Biasanya Procastinator itu selalu memikirkan hal-hal yang easy going seperti itu padahal sebenarnya jika dilakukan hal itu bisa saja cepat selesai. Saya ingat pernah membaca buku berjudul “Eat that Frog” yang menjelaskan bagaimana cara kita menghalau procastination dengan hanya “JUST EAT THE BIG FROG”. Frog atau kodok disini diartikan sebagai tugas yang paling besar yang harus diselesaikan. Tentu jika dalam pekerjaan yang kompleks kita juga harus melakukan list tugas dan mengurutkannya sesuai cepat atau tidaknya hal itu dapat diselesaikan. Jika tugas tersebut dapat diselesaikan dalam 10-15 menit silahkan lakukan hal tersebut terlebih dahulu. Dan selanjutnya lakukan tugas utama yang harus diselesaikan. DONT BE A DEADLINER.

“Ahh bangun jam lima pagi?, Saya mah sudah lakuin itu setiap hari. Masih aja procastinate di waktu kerja”
“Jam lima pagi ?. Wah saya baru bisa tidur jam satu pagi soalnya”
“Bangun sih untuk ibadah subuh. tapi tidur lagi”

Banyak sekali alasan bagi diri kita bahwa jam lima pagi itu adalah tempat untuk menangkan tubuh (TIDUR PULAS). Untuk yang kerja lembur mungkin bisa diterima karena kita sebagai manusia butuh setidaknya 6-7 jam waktu tidur untuk mengistirahatkan tubuh. Tapi ingat tidur nya hanya 6-7 jam saja, jangan kebablasan.

Bangun jam lima pagi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Ini opini pribadi saya dan yang rutin dilakukan setiap hari.

  1. Meditate
  2. List kerjaan (To Do)
  3. Olahraga
  4. Baca berita / Buku
  5. Work

 

Meditate. Kenapa harus meditasi ? Pertama meditasi berguna bukan hanya untuk pikiran tapi tubuh kita secara keseluruhan. Meditasi juga berguna untuk melancarkan hari-hari kita yang akan dijalani, dengan melakukan refleksi terhadap hari kemarin. Apa yang bisa kita tingkatkan pada hari ini agar mencapai produktivitas tinggi dalam melakukan pekerjaan. Saya biasanya melakukan meditasi selama 10-20 menit.

Artikel lainnya :

Stoicisme: Mengontrol Stres di Setiap Kondisi

List Kerjaan. Ini sudah harus sih menurut saya, dengan melakukan list kerjaan atau To Do List kita akan tahu apa saja yang akan kita hadapi dan harus selesaikan pada hari ini juga. Aplikasi To Do dari Microsoft (dulu Wunderlist) menurut saya bisa membantu kalian dalam menyusun To Do list.

Olahraga. Kegiatan ini sama pentingnya dengan meditasi. Olahraga berguna agar otak kita memperoleh O2 (oksigen) lebih banyak. Bayangkan ketika anda bekerja setiap hari duduk tanpa berolahraga, otak akan kekurangan oksigen. Dengan suplai oksigen yang ter-charge di otak, melakukan pekerjaan pun menjadi mudah karena dengan adanya suplai oksigen otak bisa tidak gampang letih dan tidak mudah terdistraksi. Olahraga yang sering saya lakukan adalah jalan dan jogging ringan di sekitar kompleks.

Artikel lainnya :

Manajemen Stres Saat Kondisi Serba Tak Pasti

Baca berita atau Buku. Silahkan memilih membaca berita atau buku, mungkin kalian berpikir “Untuk apa saya baca suatu berita atau buku? Kan tidak ada hubungannya dalam pekerjaan saya”. Dengan membaca berita atau buku kadang kadang kita mendapatkan informasi informasi baru yang mungkin akan sangat penting bagi diri kita. Saya sebagai mahasiswa juga sering membaca artikel atau jurnal keluaran terbaru agar update dengan perkembangan teknologi dan sains. Ketika membaca sebuah artikel dari jurnal, saya mengetahui banyak sekali yang bisa dilakukan di dunia ini.

Work. Tahap ini adalah dimana kita melakukan pekerjaan yang sudah di-list tadi. Mulailah dari tugas-tugas yang bisa diselesaikan dalam waktu yang sedikit 10-20 menit lalu lakukan tugas yang paling susah dan memakan waktu banyak. Saya biasa menggunakan Teknik Pomodoro. Jika ada yang belum mengetahui Teknik Pomodoro itu seperti apa, secara simple kita membuat timer dimana kita fokus melakukan tugas tersebut. Saya biasa mengatur waktu pomodoro saya dalam waktu 45 menit dan istirahat lima menit, dengan tiga interval. Tentu ini bisa berbeda untuk setiap orang.

Dan satu lagi cara yang bisa dilakukan. Stop Media Sosial. Boleh saja membuka akun media sosial kita, tapi apakah harus setiap jam ?. Pertanyaan ini saya gunakan sebagai reminder untuk memberi kesadaran pada diri agar tidak larut untuk scrolling IG atau Twitter. Coba lakukan disiplin dimana kita hanya membuka aplikasi tersebut pada jam tertentu. Saya biasanya membuka media sosial jam yang sudah saya atur misalnya jam 19:00 – 19:30, sesudah itu STOP!!!.

Merubah kebiasaan yang sudah ada seperti procastination atau lainnya memang tidak mudah.Tapi keinginan menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, harus mendapat porsi jauh lebih besar dari rasa malas dan godaan untuk menyerah.

Zein Ihza Fahrozi

Pemimpin.ID 2019 - 2020