ArtikelSedang Mencari Cara Mengelola Proyek? Coba Waterfall Project Management!

Avatar Pemimpin.IDFebruary 16, 2021285
pexels-fauxels-3183153

Oleh: Nurul Aulia (Volunteer di Research and Development Team Pemimpin ID)

 

Dalam memanajemen suatu proyek, biasanya kita dihadapkan pada kondisi yang membutuhkan perencanaan cepat, terstruktur, dan sederhana.  Bagi proyek yang tidak terlalu kompleks dan memiliki jangka waktu tertentu dalam pelaksanaannya, kita dapat memakai pendekatan Waterfall Project Management.

 

Apa itu Waterfall Project Management?

Waterfall Project Management adalah metode manajemen proyek yang mengharuskan proyek diselesaikan secara berurutan. Dalam metode ini, setiap fase baru dimulai hanya ketika fase sebelumnya telah selesai. Waterfall project management adalah metode paling tradisional untuk mengelola proyek, dengan anggota tim bekerja secara linear menuju tujuan akhir yang ditetapkan. Setiap anggota tim memiliki peran yang ditentukan dengan jelas dan tidak ada fase atau tujuan yang diharapkan berubah

 

Tahapan dalam Waterfall Project Management

Sumber: projectmanagement.com

 

  • Planning (Perencanaan)

Tahapan perencanaan adalah awal bagi sebuah manajemen proyek yang dilakukan dengan cara mengumpulkan seluruh informasi dan persyaratan penting tentang proyek melalui wawancara, kuesioner, dan sebagainya. 

  • Designing (Proses mendesain)

Tahap kedua ini merupakan tahap untuk menetapkan spesifikasi proyek. Proses ini terdiri dari dua bagian, yakni desain logis dan desain fisik. Subfase desain logis adalah ketika membahas solusi dengan brainstorming dan berteori. Sedangkan subfase desain fisik adalah ketika ide dan skema teoritis tersebut dibuat menjadi spesifikasi konkret. Di sini kita akan menguraikan semua tindakan yang akan diambil untuk memberikan ruang lingkup yang telah disepakati. Pada tahap ini kita juga akan menyempurnakan dan mendokumentasikan jadwal, anggaran, dan segala hal yang diharapkan.

  • Implementation (Penerapan)

Tahap ini adalah waktu untuk mempraktikkan sistem dan menjalankan keseluruhan dari rencana yang telah dilakukan di tahap sebelumnya. Di tahap ini jangan lupa untuk mencatat dan mendokumentasikan segala proses yang terjadi.

  • Testing (Uji coba)

Tahapan ini adalah saat klien meninjau produk untuk memastikan bahwa produk tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan di awal proyek. Tahap ini dilakukan dengan merilis produk jadi ke pelanggan

  • Maintenance (Pemeliharaan)

Merupakan tahapan untuk melakukan modifikasi, pengembangan, meningkatkan kinerja, dan mengoptimalkan semua proses dalam proyek ini.

 

Pro Kontra Waterfall Project Management 

Pro

  • Membuat proyek lebih mudah dikelola
  • Mudah dilakukan oleh anggota baru dalam tim
  • Membuat kemajuan proyek mudah diukur dan divisualisasikan

Kontra 

  • Sulit beradaptasi dengan perubahan
  • Membutuhkan fokus yang intens di setiap fase
  • Membutuhkan perencanaan yang kompleks dan komprehensif diawal

 

Kapan Waterfall Project Management Cocok Diterapkan?

Karena karakteristiknya yang kurang mampu beradaptasi dengan perubahan, maka Waterfall Management Project paling cocok diterapkan untuk proyek pendek yang telah didefinisikan dengan baik sejak awal. Waterfall project management akan maksimal diterapkan untuk proyek yang jelas, rinci, dan teratur tujuannya.

 

Kapan Waterfall Project Management Tidak Cocok Diterapkan?

Di sisi lain, waterfall project management tidak cocok diterapkan pada proyek panjang yang masih memiliki banyak kemungkinan untuk berubah menyesuaikan keadaan. Terlebih pada proyek-proyek dinamis yang diikuti banyak orang, waterfall management project akan berisiko dilakukan.

 

Referensi

Dillon, L. (2020, May 8). Waterfall project management: The ultimate guide. ClearPoint Strategy. Diperoleh dari https://www.clearpointstrategy.com/waterfall-project-management/ diakses pada 27 Januari 2021

Lucidchart Content Team. (2017). What the waterfall project management methodology can (and can’t) do for you. Lucidchart.com. Diperoleh dari https://www.lucidchart.com/blog/waterfall-project-management-methodology diakses pada 27 Januari 2021

Mendy, D., & Widodo, T. (2018). Do education levels matter on Indonesian economic growth? Journal of International Studies, 11(2). Diperoleh dari https://doi.org/10.14254/2071- diakses pada 27 Januari 2021

Petersen, K., Wohlin, C., & Baca, D. (n.d.). The Waterfall Model in Large-Scale Development. Diperoleh dari https://www.diva-portal.org/smash/get/diva2%3A835760/FULLTEXT01.pdf diakses pada 27 Januari 2021

 

Photo by: Fauxels

Avatar

Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.