GagasanYuk Kenali Learning Disorder Pada Mahasiswa Saat Kuliah Online

Avatar Ridwan Ardian WijayaNovember 24, 2021115
https://pemimpin.id/wp-content/uploads/2021/11/Disorder-1280x853.png

Oleh Fatah Akbar (Volunteer web content writer)

ABSTRAK – Pandemi menuntut mahasiswa untuk belajar dan berkomunikasi secara daring atau online dengan menggunakan platform tertentu, namun berbagai macam permasalah dialami oleh kamu sehingga menjadi gangguan belajar.

Learning disorder atau gangguan belajar terjadi lantaran ketidakmampuan kamu dalam memahami, menganalisis, menginterpretasikan makna, dan memecahkan masalah yang disebabkan karena beberapa faktor.

Faktor tersebut datang dari internal maupun eksternal. Pada faktor internal umumnya disebabkan oleh pengaruh fisiologis dan psikologis, sedangkan faktor eksternal terjadi karena pengaruh sosial dan non sosial.

Mengenal Learning Disorder?

Learning Disorder – Pernahkah kamu mengalami penurunan minat saat belajar secara online? Atau Kurang fokus dalam memahami setiap materi yang disampaikan? Pasti kamu bertanya-tanya demikian selama menjalankan kegiatan belajar di tengah pandemi ini.

Sebenarnya yang terjadi pada diri kamu merupakan hal yang wajar. Semula ketika kegiatan belajar dilakukan tatap muka, kamu selalu dapat mengerti materi yang disampaikan dan semangat untuk belajar.

Namun entah mengapa kinerja kamu menjadi turun di kala belajar secara online. Alhasil prestasi kamu juga ikut menurun dibandingkan sebelumnya. Kamu merasa ada saja gangguan belajar yang datang padahal tidak diinginkan.

Kondisi yang kamu alami dinamakan dengan learning disorder. Tapi apa learning disorder itu? Dan mengapa bisa terjadi selama belajar secara online?

Learning disorder merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan belajar akibat ketidakselarasan antara penyampaian informasi dengan pemahaman komunikan. Ketidakmampuan dalam menganalisis persoalan bisa terjadi lantaran kurangnya motivasi untuk mencapai target tujuan.

Walaupun butuh proses beradaptasi, sebaiknya jangan sampai terlalu lama. Sebab nantinya akan berdampak pada potensi yang kamu miliki. Memang bukan suatu hal yang mudah, tetapi apabila kamu konsisten mengubah gaya belajar, kamu akan mampu mengejar ketertinggalan kinerja selama ini.

Penyebab Terjadinya Learning Disorder

Photo by Monstera on Pexels

Gangguan belajar sejatinya bisa terjadi karena beberapa faktor yang pada akhirnya mempengaruhi daya pikir kamu dalam menangkap penjelasan informasi, memecahkan masalah, mempersepsikan suatu objek, logika terhadap matematika, dan sebagainya.

Ada dua faktor yang menjadi “akar” dari munculnya learning disorder. Mungkin kamu pernah mengalaminya, walaupun sebentar ternyata bisa berakibat pada kemampuan intelektual kamu. Lantas apa saja dua faktor tersebut? Berikut ini penjelasannya.

1. Faktor Internal

Pada faktor internal, terdapat beberapa dampak akibat learning disorder yang ada pada diri kamu, seperti kurangnya rasa percaya diri, demotivasi, kurang mampu menyesuaikan gaya belajar, kebiasaan membuang-buang waktu dengan media sosial, dan sulit untuk konsentrasi.

Ternyata dalam faktor internal masih ada dua klasifikasi lagi sebagai penyebab learning disorder yang kamu alami, diantaranya:

  • Faktor Fisiologis

Kesulitan belajar pada diri kamu terjadi karena kondisi fisik dan mental yang kurang sehat, bisa jadi kamu sedang sakit, alergi, atau adanya kelainan.

  • Faktor Psikologis

Berbeda dengan faktor fisiologis, pada faktor psikologis disebabkan ketika seseorang cenderung mempunyai intelegensi yang rendah, bingung dalam menentukan keputusan, dan pasrah pada keadaan diri sendiri.

2. Faktor Eksternal

Peran orang tua dan dosen menjadi penting sebagai hal yang akan memberikan dampak kepada kamu. Sebagai mahasiswa, kamu tentu membutuhkan peran mereka dalam membimbing agar proses belajar tetap lancar.

Saran yang kamu peroleh dari orang tua maupun dosen bisa dijadikan acuan supaya paham jalan hidup seperti apa yang layak untuk ditempuh selama masih berstatus mahasiswa. Faktor eksternal rupanya memiliki dua cabang sebagai asal muasal dari gangguan belajar. Ini dia dua faktor tersebut.

  • Faktor Non Sosial

Fasilitas yang tidak memadai bisa membuat kamu sulit untuk belajar. Kamu memiliki potensi yang bagus, tapi apalah kata jika peralatan dan media belajar kurang layak, ruangan belajar tidak kondusif, serta tidak konsisten terhadap waktu.

Kemudian kategori non sosial lainnya yaitu, berupa keadaan cuaca, temperatur suhu, dan kelembapan udara akan memberikan pengaruh bagi proses belajar. Apabila keadaan ini mengganggu produktivitas belajar kamu, cobalah cari tempat yang menurutmu sesuai.

  • Faktor Sosial

Permasalahan sosial yang muncul rupanya bisa menjadi faktor penyebab kamu mengalami learning disorder. Bermula dari keluarga, teman kuliah, dan dosen dapat dikatakan sebagai orang-orang yang memberikan perubahan kepada kamu.

Keluarga merupakan sekelompok orang dengan lingkup kecil dalam masyarakat. Apa yang terjadi antara kamu dengan keluarga, akan berimbas pada terhambatnya kemampuan kamu untuk belajar. Pergaulan dengan teman juga sama, jika kamu salah memilih teman, kehidupan kamu seolah terasa tidak jelas.

Itu dia pembahasan mengenai learning disorder, mungkin selama ini kamu tidak menyadari atau bahkan heran mengapa kualitas belajar kamu secara online di tengah pandemi semakin menurun.

Bisa jadi beberapa faktor seperti yang telah diuraikan di atas pernah kamu alami. Yuk segera evaluasi hal apa yang menyebabkan munculnya learning disorder pada diri kamu. Belajar memang tidaklah mudah, butuh proses bagi kamu untuk melewati berbagai rintangan yang ada. Semoga artikel ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas belajarmu ya.

Referensi

Afnibar, Dyla Fajhriani, & Ahmad Putra. (2020).  Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa

Dalam Kuliah Online (Studi Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Imam

Bonjol Padang)

https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/alirsyad/article/download/2091/148 

Dapatkan E-Book Memimpin oleh Pempimpin Indonesia GRATIS!