Ensiklopedia PemimpinHeadlinePemimpin yang Produktif Harus Tahu Cara Mengelola Waktu dengan Teknik Ini: Matriks Eisenhower!

Avatar Pemimpin.IDMarch 8, 2021545
pexels-fotografierende-1111597

Oleh: Nurul Aulia (Volunteer Research and Development Pemimpin.id)

 

Seringkali kita dihadapkan pada beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Hal ini membuat kita kebingungan menentukan mana pekerjaan yang harus diselesaikan lebih dulu, dan mana yang dapat didelegasikan kepada orang lain. Dalam menghadapi situasi ini, kita membutuhkan instrumen yang dapat membantu kita memilah dan menentukan pekerjaan mana yang kita prioritaskan dan mana yang bisa diselesaikan nanti agar kita tetap produktif. Salah satu instrumen yang dapat membantu kita menghadapi situasi ini adalah matriks Eisenhower.

Apa itu Matriks Eisenhower?

Matriks Eisenhower adalah sebuah metode untuk mengatur prioritas kerja yang produktif yang divisualisasi dalam bentuk matriks. Matriks ini terdiri dari 4 area yang akan diisi oleh pekerjaan berdasarkan dua variabel: kepentingannya (importance) dan urgensinya (urgency). Jadi, setiap aktivitas dapat ditentukan menurut tingkatnya pada dua variabel tadi: apakah kegiatan tersebut penting dan mendesak, penting dan tidak mendesak, mendesak dan tidak penting, atau tidak penting dan tidak mendesak.

Bagaimana Awal Mula Matriks Eisenhower?

Matriks Eisenhower terinspirasi dari cara kerja yang dilakukan oleh presiden Amerika ke-34, Dwight David Eisenhower. Eisenhower dikenal sebagai jenderal yang sangat disiplin dan menjunjung tinggi integritas dan produktivitas kerja. Pada akhir masa jabatannya, Eisenhower membuka rahasia produktivitas kerjanya yang sangat tinggi, yaitu dengan menggunakan bagan kuadran prioritas pekerjaan.

 

Cara Kerja Matriks Eisenhower

Sumber: todoist.com

 

Matriks Eisenhower terbagi dalam 4 bagian seperti yang telah digambarkan oleh bagan di atas. Penjabaran dari setiap kuadran bagan tersebut ialah seperti ini:

  • DO (Penting, mendesak)

Aktivitas yang harus dilakukan saat ini juga. Contohnya adalah mengirim tugas yang telah mencapai deadline dan membalas chat penting tentang pekerjaan

  • SCHEDULE IT/PLAN (Penting, tidak mendesak)

Aktivitas yang tidak harus dikerjakan dalam waktu dekat, tapi harus direncanakan agar bisa berjalan dengan baik karena merupakan hal yang penting. Contohnya adalah membuat rencana strategis arah gerak organisasi selama satu tahun ke depan dan memperbanyak relasi.

  • DELEGATE IT (Mendesak, tidak penting)

Aktivitas yang harus diselesaikan pada saat ini, tetapi bukan merupakan hal yang penting. Urusan ini dapat didelegasikan kepada rekan kerja/anggota kelompok yang lain. Contohnya adalah menghadiri suatu kegiatan yang bisa diwakilkan.

  • DELETE/ELIMINATE (Tidak mendesak, tidak penting)

Aktivitas yang tidak memberi perubahan signifikan dalam kegiatan yang menjadi tujuan kita. Lebih baik ditunda atau ditinggalkan sekalian saja. Contohnya adalah bermain media sosial dan menonton netflix saat jam kerja.

 

Referensi

Clear, J. (2014, April 7). How to be more productive by using the “Eisenhower box” James Clear. https://jamesclear.com/eisenhower-box

The Eisenhower Matrix: Introduction & 3-minute video tutorial. (2011). Eisenhower. https://www.eisenhower.me/eisenhower-matrix/

Eisenhower’s urgent/important principle: Using time effectively, not just efficiently. (2019). Mindtools.com. https://www.mindtools.com/pages/article/newHTE_91.htm

 

Photo by: Fotografiere

Avatar

Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.