HeadlineLeadership ReviewOverwork : Mengenal Dampak Buruk dan Cara Mengatasinya

Avatar Pemimpin.IDSeptember 7, 2021153
pexels-andrea-piacquadio-3808016

Oleh: Fajar Amali Kurniawan, Volunteer Content Writer Pemimpin.id

 

ABSTRAK| Bekerja keras bagi sebagian besar orang merupakan hal yang wajar, namun jika bekerja terlalu keras apakah itu masih dikatakan hal tersebut baik? Tubuh kita mungkin memiliki batasan-batasan normal untuk bekerja, dan jika melebihi batasan tersebut hal tersebut bukanlah kerja keras melainkan kerja terlalu keras atau lebih akrab disebut dengan overwork.

Tanpa disadari, karena banyaknya pekerjaan yang menumpuk dan juga dikejarnya oleh tenggat waktu, akhirnya overwork ini sering kita lakukan, dengan alasan agar pekerjaan cepat selesai, ataupun agar gaji kita dinaikkan. Hanya dengan beberapa alasan itu akhirnya kita rela menggunakan waktu istirahat kita untuk bekerja.

Namun, apakah Pemimpin Muda tahu tanda-tanda dari overwork itu? Agar tidak salah mengklaim mari kita pelajari dulu tanda-tandanya.

Apa tanda-tanda overwork?

Sebagian besar orang akhirnya rela mengorbankan kesehatannya sendiri demi pekerjaannya, tetapi tidak memahami risikonya. Penting untuk memantau dirimu atas pekerjaan yang kamu lakukan. Berikut  beberapa tanda-tanda bahwa dirimu overwork.

  1. Kelelahan
    Jika kamu merasa kelelahan karena bekerja sepanjang hari, atau sampai kehilangan satu atau dua malam untuk tidur, itu akan membuatmu lelah dalam seharian.
  2. Mudah Sakit
    Jika merasa dirimu selalu sakit terus-menerus, ini juga merupakan pertanda bahwa kamu bekerja terlalu keras. Stress dari bekerja terlalu berlebih seringkali dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh terganggu dan memungkinkan lebih mudah terserang penyakit.
  3. Mudah Lupa
    Kesulitan untuk tetap berkonsentrasi dan kurang fokus, juga merupakan tanda bahwa dirimu bekerja terlalu keras. Overwork dapat membebani mental seseorang dan menguras kemampuan kita untuk berpikir secara logis. 
  4. Insomnia
    Overwork dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia atau sulit tidur. Insomnia terjadi karena seseorang merasa stress, terlalu bersemangat, atau hanya menggunakan waktu tidur untuk menyelesaikan pekerjaan. 
  5. Mudah Marah
    Overwork  karena terlalu banyak pekerjaan, juga bisa  ditunjukkan melalui marah berlebihan, ketegangan, atau marah-marah yang meledak di tempat pekerjaan. 
  6. Depresi
    Perasaan putus asa dan takut, bisa timbul karena overwork, yang kemudian menyebabkan kita terjebak dalam depresi. Bila ini berlanjut, mungkin bisa mengancam kesehatan mental seseorang. 
  7. Kurangnya Produktivitas
    Jika kamu merasa  bahwa kamu bekerja lembur tetapi tidak melihat adanya hasil tambahan, mungkin saja pekerjaan yang berlebihan justru berdampak  negatif pada produktivitas.
  8. Merasa Gelisah
    Kecemasan, sering terjadi pada seseorang yang bekerja berlebihan akibat stress, kurang tidur dan menguras mental. Tak jarang juga seseorang gelisah karena memikirkan pekerjaan yang harus diselesaikan esok hari. Sesuatu yang belum pasti terjadi juga dapat membuat seseorang merasa lebih cemas.

Hal-hal diatas merupakan beberapa tanda-tanda dari overwork, jika kamu mendapatkan salah satu diantara tanda-tanda di atas, sudah saatnya kamu berhati-hati dan mengetahui berbagai dampak dari overwork.

Lalu Apa Dampak Overworking?

Ada beberapa dampak overwork yang berpengaruh dalam kehidupan kita semua lho, Pemimpin Muda. Mau tahu? Ini beberapa dampak dari overworking.

  1. Berdampak pada pola tidur
    Harvard Business Review melaporkan studi kolektif yang menghasilkan bahwa terlalu banyak bekerja berdampak signifikan terhadap tidur seseorang, dikarenakan waktu tidur yang tidak sesuai dan sedikit. Hal ini bisa terjadi akibat dari stres, paparan yang berlebihan pada layar komputer, mengonsumsi zat perangsang yang mengandung kafein atau amfetamin, atau sekedar mengurangi waktu tidur, seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan..
  1. Berdampak pada kesehatan jantung
    Ahli jantung dan Direktur Medis Pelayanan Ritme Jantung dari Salt Lake City, Utah, Dr. John Day, mengatakan dalam website pribadinya, ada dua risiko yang akan dirasakan orang yang bekerja berlebihan, yaitu risiko serangan jantung dan stroke. Masalah-masalah ini juga bisa termasuk kematian, lho Pemimpin Muda. Memengaruhi mental seseorang
    Banyak yang mengatakan tentang bagaimana pandangan mental seseorang memengaruhi pekerjaannya. Selain itu, pekerja akan melakukan sesuatu secara  lebih efektif ketika mereka bahagia. Bahkan Tri Wartono, dalam jurnalnya menuliskan bahwa stress dengan kinerja ternyata berhubungan.
    Hubungan antara stres dengan kinerja karyawan dapat digambarkan dengan kurva berbentuk U terbalik (inverted U). Pada tingkat stres yang rendah, kinerja karyawan rendah. Pada kondisi ini karyawan tidak memiliki tantangan dan muncul kebosanan karena understimulation. Seiring dengan kenaikan stres sampai pada suatu titik optimal, maka akan menghasilkan kinerja yang baik. Kondisi ini disebut tingkat stres yang optimal. Pada tingkat stres yang optimal ini akan menciptakan ide-ide yang inovatif, antusiasme, dan output yang konstruktif. Pada tingkat stres  yang sangat tinggi, kinerja karyawan juga rendah. Pada kondisi ini terjadi penurunan kinerja. Tingkat stres yang berlebihan akan menyebabkan karyawan dalam kondisi tertekan, karena tidak mampu lagi mengatasi tugas yang terlalu berat.

Bagaimana Cara Mengatasi Overwork?

Ada beberapa tips untuk untuk mengatasi overwork

  1. Hindari Multitasking
    Untuk menghindari kerepotan yang menyebabkan kamu harus overwork maka hindarilah untuk bekerja multitasking atau bekerja beberapa hal sekaligus. Jika selama ini multitasking dianggap mempercepat pekerjaan, namun kenyataannya hal ini justru menghasilkan lebih sedikit. Lebih baik, selesaikan pekerjaan metode GTD (Getting Things Done) dari David Allen yang berfokus pada manajemen waktu dan organisasi. Metode ini mengajarkan kita setiap hari hanya berfokus pada tiga prioritas teratas saja.

  2. Mengatasi kurang tidur dan kelelahan
    Dari laman The Atlantic, keseimbangan antara kerja dan istirahat yang efektif adalah setiap 52 menit kerja, istirahat yang dibutuhkan sekitar 17 menit. Kamu bisa menggunakan waktu istirahat dengan mengobrol, jalan-jalan kecil, atau sekadar melakukan stretching. Istirahat dengan cara ini bisa membuat kantuk jadi hilang lho.

  3. Menenangkan diri dan menghilangkan kesedihan
    Tenangkan pikiran dan jiwa dengan melakukan meditasi atau yoga. Cara ini terbukti bisa menyetel ulang pikiran dan mental sekaligus membuatmu jadi lebih positif.
  4. Mempererat hubungan dengan pasangan
    Rasa lelah, stres, hingga depresi karena pekerjaan dapat membuat tingkat kesabaran menipis. Oleh sebab itu, tidak jarang hubungan pasangan terganggu dan bisa berakibat perpisahan.
    Cara mengatasinya adalah dengan tetap prioritaskan quality time bersama keluarga atau pasangan sesibuk apa pun dirimu. Setidaknya, luangkan waktu satu jam setiap hari untuk sekadar berbicara santai dengan pasanganmu. Gak ada salahnya berdiskusi dengan atasan jika beban pekerjaanmu terlalu berat dan membuatmu kewalahan. Kalau perlu, tak ada salahnya mengambil cuti untuk me-reset tubuh dan pikiranmu.


Overwork
tidak dibenarkan bagi para pemimpin, karena kita seharusnya dapat mengatur kapan kita harus bekerja dan beristirahat. Maka, dengan mengetahui tanda-tanda, dampak dan juga cara mengatasi overwork. Semoga Pemimpin Muda bisa bekerja secara seimbang!

Referensi

Wartono, T. (2017). Pengaruh Stres Kerja pada Kinerja karyawan.

http://www.openjournal.unpam.ac.id/index.php/kreatif/article/view/498/410

Lathiva, I. (2020). 5 Tanda kamu overwork dan cara megatasinya, jangan diabaikan.

https://www.idntimes.com/health/fitness/rosyida-l/overwork-c1c2/5

Pinjungwati, T. G. (2020). Mengenal Tanda-Tanda dan dampak dari overworking

https://www.fimela.com/lifestyle/read/4187094/mengenal-tanda-tanda-dan-dampak-dari-overworking#:~:text=Stres%20dari%20bekerja%20berlebih%20sering,penyakit%20karena%20virus%20dan%20bakteri.&text=Kesulitan%20untuk%20tetap%20berkonsentrasi%20dan,mungkin%20dirimu%20bekerja%20terlalu%20keras.

Photo by: Andrea Piac

Avatar

Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.