HeadlineJurnalMengenal Pemimpin Introvert

https://pemimpin.id/wp-content/uploads/2020/10/vladimir-fedotov-iOfDBgrxht0-unsplash-1280x852.jpg

Semua orang bisa menjadi pemimpin, bahkan seorang introvert sekalipun. Introvert menurut Carl Jung, seorang pencetus psikologi analitis, didefinisikan sebagai orang yang mendapatkan energinya dari waktu sendiri daripada bersosialisasi. Dengan definisi tersebut, introvert ternyata juga memiliki keunggulan dalam beberapa bidang ketika menjadi seorang pemimpin, walau karakteristik pemimpin identik dengan ekstrovert yang harus memahami segalanya, memiliki percaya diri, dan aktif dalam kehidupan sosial.

Istilah introvert dan ekstrovert pertama kali digagas oleh Carl Jung pada tahun 1920-an. Meskipun pada akhirnya tidak ada introvert dan ekstrovert murni, berikut adalah perbedaan karakteristik introvert dan ekstrovert:

Gambar 1: Karakteristik introvert dan ekstrovert.

Salah satu stigma yang berkembang adalah seorang introvert masih dianggap tabu ketika menjadi pemimpin. Berdasarkan penelitian Adam Grant di Wharto, studi menunjukan bahwa 96% pemimpin dan manajer mengaku diri mereka adalah seorang ekstrovert dan hanya 6% diantaranya yang menganggap bahwa introvert juga memiliki potensi kepemimpinan. Data ini juga diperkuat dengan survei yang dilakukan oleh Pemimpin Indonesia, bahwa dari 50 orang responden yang merupakan pemimpin organisasi, 30% diantaranya adalah seorang introvert dan 70% adalah ekstrovert.

Fakta tentang minoritasnya seorang introvert tidak lantas menjadi halangan untuk terjun dalam dunia kepemimpinan. Beberapa tokoh dunia seperti Abraham Lincoln, Bill Gates, Barack Obama, hingga Mahatma Gandhi menjadi bukti bahwa introvert juga dapat menjadi seorang pemimpin dan bisa mencapai kesuksesan. Frances B Kahnweiler, Penulis The Introverted Leader: Building On Your Quiet Strength, memaparkan terkait lima karakteristik dari para pemimpin introvert:

  1. Pemimpin introvert berpikir dulu dan berbicara nanti. Mereka lebih mempertimbangkan apa yang orang lain katakan, baru kemudian mempertimbangan dan menanggapi.
  2. Pemimpin introvert cenderung tenang. Pemimpin introvert terkenal pada saat krisis cukup meyakinkan dan tidak tergoyahkan untuk terjebak dalam kepanikan.
  3. Pemimpin introvert cukup terperinci. Dalam membahas sebuah masalah dan gagasan, pemimpin introvert menggali data dan informasi secara mendalam sebelum mempertimbangkan keputusan.
  4. Pemimpin introvert lebih suka menulis daripada berbicara. Mereka lebih nyaman untuk menuliskan kata-kata terlebih dulu untuk membantu merumuskan kata-kata yang akan mereka ucapkan.
  5. Pemimpin introvert suka kesendirian. Pemimpin introvert sering merasa kelelahan dalam keramaian, mereka butuh energi dengan menepi dalam kesendirian.

Berdasarkan karakteristik tersebut, dalam sebuah sebuah studi, pemimpin introvert memiliki beberapa keunggulan, pertama pemimpin introvert lebih banyak berpikir daripada berbicara. Kedua, pemimpin introvert merupakan pendengar yang baik dan pemikir yang lebih rinci. Dan terakhir pemimpin introvert lebih tenang dalam kondisi krisis atau tekanan.

“Beberapa tokoh dunia seperti Abraham Lincoln, Bill Gates, Barack Obama, hingga Mahatma Gandhi menjadi bukti bahwa introvert juga dapat menjadi seorang pemimpin dan bisa mencapai kesuksesan”

Sebagai pemimpin introvert dengan ciri-cirinya yang unik, ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk memanfaatkan kekuatan introvert yang dibagikan oleh beberapa pemimpin introvert:

  1. Seimbangkan waktu kamu. Untuk setiap 1 jam pertemuan, cobalah untuk 30 menit hadirkan buat diri sendiri.
  2. Keluarkan isi pikiranmu. Cobalah untuk menuliskan idemu dan bagikan kepada seseorang yang kamu percaya.
  3. Jadilah apa adanya. Jangan memaksakan diri untuk mencoba menjadi seorang ekstrovert.
  4. Jalin hubungan lebih dalam. Cobalah untuk mengenal seseorang lebih dalam agar kamu merasakan nyaman dengan mereka, sehingga hubungan kalian menjadi bermanfaat.
  5. Lakukan pengamatan. Sebagai orang yang bisa mengamati lebih dalam, cobalah untuk menawarkan sudut pandang yang berbeda dan jadikan saran untuk ditindaklanjuti.

Pada akhirnya, Pemimpin introvert maupun ekstrovert pastilah memiliki keunggulan yang  berbeda dalam kepemimpinan. Tidak ada yang lebih baik, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Bahkan dalam beberapa kesempatan, pemimpin introvert dan ekstrovert dapat saling melengkapi. Jadi jangan pernah untuk takut menjadi seorang pemimpin hanya karena menjadi seorang yang introvert ya!

Saya pikir introvert bisa melakukannya (menjadi pemimpin) dengan baik, jika anda pintar, anda bisa belajar untuk mendapatkan keuntungan menjadi seorang introvert

– Bill Gates

Redaksi Pemimpin.ID