GagasanHeadlineMembawa Indonesia Menuju Negara Maju Melalui Digital Leadership

Avatar Pemimpin.IDSeptember 5, 2021102
kobu-agency-7okkFhxrxNw-unsplash

Oleh: Ghina Syaikhah Mumtaz/10 Besar Artikel Pemenang Pemimpin.id Content Creator Contest

Abstrak | Disrupsi digital merupakan sebuah tuntutan bagi perusahaan terlebih startup baru berbasis teknologi di era digital saat ini. Dalam kondisi normal, seorang pemimpin startup harus ‘berteman akrab’ dengan istilah-istilah dan keterampilan berbau teknologi. Terlebih dengan merebaknya wabah Covid-19 saat ini, pemimpin startup mau tidak mau harus mengasah lebih dalam metode kepemimpinan yang tepat sesuai dengan kondisi yang ada. Melihat berjalannya job-desc masing-masing divisi startup, nampaknya kepemimpinan digital atau digital leadership menjadi metode kepemimpinan yang relevan untuk dipraktikkan di masa kini.

Teknologi memungkinkan populasi yang besar; populasi yang besar sekarang membuat teknologi menjadi sangat diperlukan. Joseph Krutch (Penulis)

Pernyataan ini cukup menggambarkan bahwa teknologi berperan penting dalam transformasi kehidupan manusia yang berlangsung cepat. Saat ini, teknologi sudah memiliki andil besar dalam menciptakan  beberapa inovasi bisnis baru, salah satunya adalah startup. Dilansir dari Kompas.com, startup adalah perusahaan rintisan yang belum lama beroperasi. Menurut catatan Startup Ranking, jumlah startup di Indonesia sudah mencapai 2.219 perusahaan di tahun 2021. Angka ini ternyata membawa Indonesia menduduki peringkat kelima jumlah startup terbanyak di dunia.

Suburnya startup di Indonesia ternyata tidak memberi kontribusi yang selaras dengan besarnya jumlah startup. Salah satu masalahnya adalah karena tidak memiliki SDM yang unggul. Hal ini seperti yang dikutip oleh Fadjar Hutomo selaku Deputi Akses Permodalan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pada faktanya, hanya sedikit startup yang berhasil tumbuh hingga menjadi unicorn ( perusahaan besar dengan nilai valuasi yang mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 140 triliun). Selain itu, semenjak virus Covid-19

melanda, riset yang dilakukan Katadata Insight Center menunjukkan hanya  sebanyak 48,9 persen startup yang mengaku bisa bertahan lebih dari satu tahun. Lainnya, lebih dari 50 persen hanya mampu bertahan hitungan bulan. Terjadinya wabah ini memang tidak diduga-duga. Namun, bukankah bisnis startup adalah bisnis yang penuh teka-teki?

Digital Leadership Adalah Kunci

Berawal dari pandemi ini, perlu bagi seorang CEO (pemimpin perusahaan startup) meninjau ulang SDM di dunia startup. Karakter seorang CEO yang ideal tentu berjiwa visioner, berwawasan luas, rendah hati, memiliki fokus yang tinggi, dan menggandeng beberapa keterampilan memanajemen bisnis berbalut teknologi. Mengamati atmosfer perusahaan startup berikut karakter pemimpinnya, konsep digital leadership sepertinya selaras dengan hal- hal itu. Digital leadership atau kepemimpinan digital adalah kepemimpinan strategis yang memanfaatkan aset digital perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Karakteristik coraknya yaitu tertarik pada hal-hal baru, menghargai inovasi lebih dari sekadar kreativitas, dan melek teknologi. Beberapa karakteristik ini cukup menunjukkan betapa eratnya kehidupan CEO yang ber-digital leader dengan pesatnya teknologi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, salah satu tantangan startup Indonesia adalah tentang SDM-nya. CEO perlu untuk menguasai digital leadership karena strategi kepemimpinan memengaruhi segalanya. Terlebih daripada itu, tiap individu yang bekerja di perusahaan startup, sebenarnya sama-sama perlu untuk di-gembleng  memiliki keterampilan digital leadership agar proses mencapai tujuan perusahaan itu dapat dapat selaras dan seimbang.

 

Bonus Demografi, Momentum Terbaik Lahirkan Lebih Banyak Startup yang Berkualitas

Saat ini, Indonesia sedang mengalami bonus demografi dan mencapai puncaknya pada tahun 2045. Istilah bonus demografi sendiri memiliki arti suatu keadaan dimana jumlah penduduk yang masuk ke dalam usia produktif lebih banyak

dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Usia produktif yang dimaksud adalah berkisar antara 15 hingga 64 tahun. Menurut Menteri Riset dan Teknologi, Prof. Bambang Brodjonegoro, bonus demografi adalah momentum terbaik untuk melahirkan dan mengembangkan lebih banyak startup. Dengan memaksimalkan kesempatan ini sebaik mungkin, Indonesia akan mampu menembus satu kriteria negara maju, yaitu memiliki jumlah pengusaha minimal 14 persen dari rasio penduduk dengan catatan terpenuhi pula kebutuhan seorang CEO di bidang IT dan lain sebagainya. Hingga kini, jumlah pengusaha Indonesia masih berada di angka 3,1 persen. Butuh peningkatan lebih dari 10 persen dalam rentang waktu 24 tahun ini. Bukanlah  hal yang  mustahil, tetapi rancangan ini perlu dicanangkan sebaik mungkin karena diperlukan banyak  kerjasama dari pemimpin startup dan anggota di dalamnya . Oleh karena itu, tantangan startup terkait SDM patut dikejar agar cita-cita menuju negara maju semakin dekat dengan kenyataan.

Generasi milenial yang berperan besar memajukan suatu bangsa tentu juga memiliki andil dalam bidang ini. Generasi ini diharapkan mulai dibekali keterampilan digital leadership melalui organisasi kepemudaan dan sejenisnya. Di saat bonus demografi datang, startup yang lebih menjamur nantinya dipastikan memiliki SDM yang unggul yaitu dengan terpenuhinya kriteria pemimpin CEO yang kompeten. Patut untuk diketahui, tantangan startup lainnya adalah perusahaan yang tidak memenuhi target pasar. Dalam bisnis, hal ini biasa disebut product market fit. Berbekal pengalaman digital leadership yang lambat laun menjadi seorang digital leader, CEO akan mudah mengarahkan anggotanya untuk memahami target pasar yang sesuai misi perusahaan. Selain itu, CEO yang ber-digital leader akan mudah diterima pendapatnya oleh para anggota karena sifatnya yang adaptif. Jadi, yuk tingkatkan kemampuan digital leadership mulai sekarang untuk menyongsong bonus demografi mendatang! Generasi Siap, Negeriku Maju.

 

Referensi:

e2consulting.co.id. (2019, September 24). Leadership di Era Transformasi Digital. https://e2consulting.co.id/2019/09/24/leadership-di-era-transformasi-digital/

KOMPAS.com. (2020, Juli 9). Kurang dari 50 Persen Startup yang Mampu Bertahan di Tengah Krisis Akibat Covid-19.

https://money.kompas.com/read/2020/07/09/191300126/kurang-dari-50-persen-startup- yang-mampu-bertahan-di-tengah-krisis-akibat.

Startup Studio Indonesia. (2021, April 22). Tantangan Perkembangan Startup di Indonesia.

https://startupstudio.id/tantangan-perkembangan-startup-di-indonesia/

Photo by: Kobu Agency

Avatar

Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.