Ensiklopedia PemimpinMemimpin Perubahan Nyata Menggunakan Kepemimpinan Transformasional Versi Burns

pexels-gratisography-539

Oleh: Nurul Aulia (Volunteer di Research Team Pemimpin ID)

 

Apa Itu Kepemimpinan Transformasional?

Kepemimpinan transformasional adalah konsep yang menggambarkan bagaimana beberapa individu dapat memiliki dampak tertentu, sehingga mereka mampu mengubah organisasi dan memengaruhi budaya organisasi. Gaya kepemimpinan ini dapat menginspirasi perubahan positif pada mereka yang mengikutinya. Umumnya para pemimpin dengan gaya kepemimpinan transformasional merupakan orang yang  energik, antusias, dan bersemangat. Para pemimpin tidak hanya peduli dan terlibat dalam proses; mereka juga berfokus untuk membantu anggota kelompok untuk berhasil. Terdapat dua tokoh yang dalam kurun waktu berbeda turut serta mengembangkan teori ini, yakni James MacGregor Burns dan Bernard M. Bass. Dalam artikel ini, kita akan membahas Kepemimpinan Transformasional menurut Burns.

 

Sejarah Kemunculan Kepemimpinan Transformasional Menurut Burns

Konsep kepemimpinan transformasional pada awalnya dikenalkan oleh pakar kepemimpinan dan penulis biografi presiden, James MacGregor Burns pada tahun 1978. Burns memaparkan bahwa kepemimpinan transformasional adalah kondisi ketika pemimpin dapat meningkatkan motivasi anggota kelompok agar mampu mencapai tujuan yang lebih menantang.

 

Asumsi Kepemimpinan Transformasional Menurut Burns

  • Bekerja sama sebagai sebuah tim dengan satu tujuan akan lebih baik dibanding bekerja secara individu
  • Pemimpin yang memiliki moral tinggi akan mampu memotivasi banyak orang, sehingga anggota kelompok mengikuti dengan penuh semangat 

 

Karakteristik Pemimpin yang Transformasional Menurut Burns

  • Memiliki kekuatan visi dan kepribadian
  • Mampu menginspirasi anggota kelompok 
  • Mampu menanamkan motivasi untuk bekerja menuju tujuan bersama.

 

Pro dan Kontra Kepemimpinan Transformasional 

Pro

  • Sangat baik dalam mengomunikasikan ide-ide baru
  • Pandai menyeimbangkan visi jangka pendek dan tujuan jangka panjang
  • Mampu membangun koalisi yang kuat dan membangun rasa saling percaya

Kontra

  • Tidak efektif diterapkan pada tahap awal atau situasi ad hoc
  • Tidak cocok dengan struktur birokrasi yang cenderung kaku

Tips Melakukan Gaya Kepemimpinan Transformasional

Beberapa tips yang bisa diaplikasikan pemimpin dalam melaksanakan gaya kepemimpinan transformasional:

  1. Kembangkan visi yang menantang dan menarik bersama dengan karyawan
  2. Pikirkan strategi untuk mencapai visi tersebut
  3. Nyatakan keyakinan, ketegasan dan optimisme tentang visi dan implementasinya
  4. Mulailah mewujudkan visi melalui langkah-langkah kecil yang direncanakan untuk mencapai kesuksesan penuh.

 

Contoh Tokoh dengan Gaya Kepemimpinan Transformasional

  • Satya Nadella (CEO Microsoft)
    Nadella dikenal karena mendengarkan, belajar, dan menganalisis. Idenya adalah tentang bagaimana melibatkan, memotivasi, dan memberdayakan karyawan untuk mengerjakan proyek yang mereka sukai. Tingkat keterlibatan karyawan baru ini telah membantu mendorong ekspansi Microsoft ke layanan cloud dan kecerdasan buatan, area yang kini menyumbang 32% dari pendapatan mereka.
  • Reed Hastings (Netflix)
    Hastings percaya bahwa disrupsi bisa datang kapan saja. Maka, dia meletakkan dasar untuk transformasi sejak tahun 2007, dengan menegosiasikan kesepakatan dengan Hollywood untuk menguji streaming film dan acara TV secara online. Dia kemudian memperpanjang umur bisnis inti DVD sambil secara agresif meluncurkan layanan streaming baru secara paralel. Ini terbukti menjadi strategi kemenangan, hingga bisa mendanai perpindahan besar ke konten asli. Kini, dengan keanggotaan 100 juta rumah di 190 negara, Netflix adalah pemimpin lanskap film dan televisi.
  • Ignasius Jonan (PT KAI)
    Jonan optimis untuk melakukan perubahan pada perusahaan. Dengan adanya visi yang sudah jelas, Jonan kemudian menyusun strategi-strategi dalam melakukan perbaikan. Strategi awalnya dalam melakukan transformasi adalah dengan melakukan pembenahan di sisi internal perusahaan, yakni mengubah mindset karyawan dari product-oriented menjadi customer-oriented.

 

Referensi

 

Abazeed, R. A. M. (2018). Impact of transformational leadership style on organizational learning in the ministry of communication and information technology in Jordan. International Journal of Business and Social Science, 9(1), 118–129. Diakses pada 8 Desember 2020, melalui https://ijbssnet.com/journals/Vol_9_No_2_February_2018/13.pdf

Anthony, S. D. (2017). What the best transformational leaders do. Diakses pada 8 Desember 2020, melalui https://hbr.org/2017/05/what-the-best-transformational-leaders-do

Cherry, K. (2020). How do transformational leaders inspire and motivate followers? Diakses pada 8 Desember 2020, melalui https://www.verywellmind.com/what-is-transformational-leadership-2795313

Givens, R. J. (2008). Transformational leadership: The impact on organizational and personal outcomes. Emerging Leadership Journeys, 1(1), 2–24. Diakses pada 8 Desember 2020, melalui https://www.regent.edu/acad/global/publications/elj/issue1/ELJ_V1Is1_Givens.pdf

Oxford University Press. (2020). Transformational leadership. Diakses pada 8 Desember 2020, melalui https://www.oxfordreference.com/view/10.1093/oi/authority.20110803105330156

Septiyani, T. (2015). Kepemimpinan Ignasius Jonan dalam transformasi PT Kereta Api Indonesia: Sudut pandangan bawahannya. Diakses pada 8 Desember 2020, melalui http://eprints.undip.ac.id/47008/1/01_SEPTIYANI.pdf

What is transformational leadership? Ideas produce results. (2014). Diakses pada 8 Desember 2020, melalui https://online.stu.edu/articles/education/what-is-transformational-leadership.aspx

Yulk, G. (1999). An evaluation of conceptual weaknesses in transformational and charismatic leadership theories. The Leadership Quarterly, 10(2), 285–305. Diakses pada 11 Desember 2020, melalui http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1048984399000132

 

 

Photo by: Gratisography

Avatar

Redaksi Pemimpin.ID