ArtikelHeadlineKenali Pemimpin Lokal di Daerah: Konsep Local Strongmen

Redaksi Pemimpin.IDMarch 1, 2021126
pexels-henry-&-co-2835653

Oleh: Nurul Aulia (Volunteer Research and Development Pemimpin.id)

 

Dalam kepemimpinan, beberapa jenis kepemimpinan berkembang mengikuti kondisi suatu wilayah yang menjadi objek kepemimpinan tersebut. Di Indonesia sendiri, kepemimpinan tidak hanya menjadi legalitas simbol dan posisi secara resmi, namun juga menjadi kekuatan kultural dalam suatu entitas masyarakat. Terutama dalam masyarakat tradisional, beberapa tokoh lokal memiliki kekuatan kepemimpinan secara kultural yang patut diperhitungkan. Para tokoh ini dikenal dengan sebutan local strongmen

 

Apa itu Local Strongmen?

Local Strongmen adalah salah satu istilah dalam kepemimpinan politik yang merujuk pada tokoh dengan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki serta memiliki keahlian di bidangnya, dan sebagai sekumpulan orang sebagai individu-individu yang superior yang berbeda dengan massa yang menguasai jaringan kekuasaan atau kelompok yang berada di lingkaran kekuasaan maupun yang sedang berkuasa. Local strongmen merupakan aktor lama yang masih memiliki sumber daya sosial, ekonomi dan politik, tetapi karena faktor momentum mereka tak bisa berperan dalam panggung politik orde baru. 

 

Bagaimana Local Strongmen Muncul?

Joe S. Migdal pada tahun 2004 menyodorkan apa yang ia namakan dengan pendekatan state in society, yang menggambarkan masyarakat sebagai arena jejaring organisasi-organisasi sosial daripada sebagai pendikotomian struktur. Migdal menganalisis, pada kondisi dan realitas politik pada kemunculan kelompok informal dan karena kelemahan yang dimiliki negara, menjadi penyebab munculnya orang kuat lokal (local strongmen). Dalam dinamika politik lokal di Indonesia sendiri, eksistensi, pengaruh, dan kepemimpinan orang kuat lokal bisa ditelusuri lewat beragam kultur dan budaya setempat. Dengan berbagai penyebutan yang berbeda. 

 

Tiga Argumen Local Strongmen

Migdal memiliki tiga argumentasi yang saling berkaitan tentang local strongmen yaitu : 

  1. Berhasilnya orang kuat lokal menguasai lembaga-lembaga dan sumber daya negara merintangi atau menyetujui upaya pemimpin negara dalam melaksanakan berbagai kebijakan.
  2. Local strongmen melakukan kontrol sosial dengan menyertakan beberapa komponen penting yang dinamakan ”strategi bertahan hidup” penduduk setempat. Dengan kondisi seperti itu, orang kuat bukan saja memiliki legitimasi dan memperoleh banyak dukungan di antara penduduk lokal, tetapi juga hadir untuk memenuhi kebutuhan pokok dan tuntutan para pemilih atas jasa yang diberikan. 
  3. Berhasilnya orang kuat lokal menguasai lembaga-lembaga dan sumber daya negara merintangi atau menyetujui upaya pemimpin negara dalam melaksanakan berbagai kebijakan.

 

Contoh Local Strongmen di Indonesia

Berbagai wilayah di Indonesia tentunya memiliki kultur local strongmen tersendiri yang menyesuaikan kondisi. Contoh fenomena local strongmen di Indonesia yang cukup terkenal adalah Jawara yang muncul di Banten. Jawara merupakan sebutan bagi local strongmen Banten yang memiliki keunggulan di bidang kekuatan fisik dan batin. Jawara juga mahir memainkan senjata, dan merupakan murid Kyai dalam kultur budaya Banten. Jawara ini kerap menjadi pembela orang-orang lemah dan kebenaran. Hingga dekade 1970-an, tipikal Jawara seperti ini masih banyak dijumpai di Banten. Namun, kooptasi kekuasaan pada masa orde baru kemudian menggeser peran Jawara menjadi oknum dalam politik praktis.

 

Manfaat Mengetahui Local Strongmen

Dalam kehidupan nyata, beberapa manfaat mengetahui dan memahami konsep local strongmen antara lain:

  1. Lebih mudah berbaur dan memosisikan diri dalam suatu budaya tertentu terutama dalam lingkungan tradisional yang memiliki adat istiadat khusus
  2. Memungkinkan untuk lebih mudah membaca situasi yang terjadi dalam suatu wilayah tertentu dan memberikan pengaruh dengan strategi yang menyesuaikan kondisi setempat
  3. Menjadikan kita lebih berhati-hati dalam melakukan intervensi pada suatu daerah baru dan menjalin relasi dengan orang kuat di wilayah tersebut 

 

Referensi

Argenti, G. (2018). Civil society, shadow state, dan local strongmen dalam kajian politik lokal. CosmoGov, 4(1), 58. https://doi.org/10.24198/cosmogov.v4i1.14737

Savirani, A. (2020). The new local politics and the rise of local strongmen in indonesia big bang decentralization. The 7th international Symposium of Journal Antropologi Indonesia. https://simposiumjai.ui.ac.id/2020/03/12/the-new-local-politics-and-the-rise-of-local-strongmen-in-indonesia-big-bang-decentralization/

Sutisna, A. (n.d.). Local Strongman, Local Bossism, dan Fenomena Uncivilitas : Kasus Jawara di Banten. Academia.edu. https://www.academia.edu/20220261/Local_Strongman_Local_Bossism_dan_Fenomena_Uncivilitas_Kasus_Jawara_di_Banten

Zainal, N. A. & Khaldum, I. (2015). Local strongmen dan kontestasi politik (studi terhadap kemenangan fenomenal Aras Tammauni dan Muh. Amin jasa pada pilkada mamuju tengah 2015). Sulesana, 11(1). 47-63. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sls/article/download/3547/3295

 

Photo by: Henry

Redaksi Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.