JurnalKamu Perlu Tahu, Ini Beberapa Hoax Covid – 19

mustika riniApril 13, 2020368
https://pemimpin.id/wp-content/uploads/2020/04/kate-trifo-eqnto9Vey_U-unsplash-1280x853.jpg

Berita merebaknya wabah virus corona atau yang umum dikenal dengan Covid – 19 tampaknya berhasil memancing kepanikan masyarakat. Tapi, sadarkah kamu, kalau kepanikanmu itu belum tentu disebabkan oleh data dan fakta yang benar? Berikut beberapa hoax tentang Covid – 10 yang harus kamu pahami.

Covid-19 sudah merajalela selama 4 bulan terakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun pada tanggal 11 Maret 2020 secara resmi menyatakan virus ini sebagai pandemi. Semua diminta untuk kooperatif dan terbuka satu sama lain terkait informasi mengenai Covid – 19.

Informasi itu terus diperbaharui dari waktu ke waktu. Apalagi, kebebasan informasi di era saat ini serta begitu dekatnya kita dengan media sosial, membuat kita rentan terpapar informasi yang tidak benar atau hoax.Akhirnya, penting bagi kita untuk memilah informasi yang akurat dan berbasis fakta untuk kita konsumsi.

Ada beberapa isu hingga fakta yang masih dipertanyakan terkait Covid-19 ini :

  1. Misteri teka-teki Covid-19 hasil rekayasa genetik lab?
    Ada spekulasi bahwa virus yang muncul di Kota Wuhan, Cina, tahun lalu dan telah menyebabkan pandemik adalah hasil rekayasa genetik untuk senjata biologi. Pertanyaannya : Benarkah Covid-19 didesain dari lab?
    Seorang Profesor Imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research dan Penulis Jurnal, Kristian                Andersen mengklarifikasi hal ini melalui dua skenario.

    Skenario Pertama, virus tersebut bersifat non-pategonik pada hewan kemudian berevolusi menjadi penyebab penyakit di manusia. Virus corona pada Trenggiling memiliki struktur RBD yang mirip dengan SARS-CoV-2.
    Skenario kedua, virus berevolusi menjadi patogen di hewan dan menular ke manusia. Kelelawar diduga inang yang paling mungkin karena SARS-CoV-2 sangat mirip dengan virus corona pada kelelawar.

  2. Orang yang Telah Sembuh dari Virus Corona Terinfeksi Lagi?
    Berita ini cukup menggegerkan saat ditemukan dan dirilis bahwa di Jepang ada kasus pasien yang terinfeksi virus corona untuk kedua kalinya.
    Beberapa orang bisa saja terkena kasus yang sama untuk kedua kalinya, namun hal ini sangat jarang terjadi karena peningkatan imunitas yang signifikan atau perlindungan terhadap virusnya.
  3. Covid-19 Menyerang Hewan Peliharaan
    Ahli virologi hewan Ghent University, Steven Van Gucht mengonfirmasi benar adanya corona SARS-CoV-2 di sampel feses kucing, namun WHO mengklarifikasi bahwa belum ada bukti bahwa hewan peliharaan dapat menularkan virus corona.

Ada banyak lagi informasi yang perlu disaring sebelum dikonsumsi. Masyarakat pun perlu mengakses informasi dari sumber – sumber yang kredibel. Beberapa web yang disarankan untuk update informasi terkait Covid-19 adalah http://www.who.org/, https://kawalcovid19.id/ dan masih banyak web resmi yang kevalidan datanya terjamin.

Pada akhirnya, kemampuan menganalisis setiap informasi penting dimiliki oleh seorang pemimpin. Karakteristik leadership seseorang akan tampak manakala dia mampu menyampaikan sesuatu berdasarkan data dan fakta yang akurat. Dengan menyampaikan informasi yang tepat, dia tidak hanya berusaha untuk menjaga orang lain, tetapi juga berlatih untuk menjaga kredibilitas dirinya.

mustika rini

Pemimpin.ID 2019 - 2020