JurnalGood Judgement: Apa Artinya dan Bagaimana Menerapkannya?

Sumber : Brandon Lopez – unsplash.com

Ketika memegang posisi kepemimpinan, kamu akan menghadapi banyak situasi yang mengharuskan kamu untuk mengambil sebuah keputusan. Kegiatan pengambilan keputusan seringkali dipengaruhi oleh penilaian (judgement) kita. Judgement adalah kemampuan untuk menggabungkan karakteristik pribadi dengan pengetahuan dan pengalaman yang relevan untuk membentuk opini dan membuat keputusan.

Dan karena judgement itu sangat penting dalam peran kamu sebagai pemimpin, kamu harus melatih penilaian yang baik (good judgement). Menurut Harvard Business Review, good judgement adalah interpretasi bukti dan data yang menunjuk kepada pilihan yang tepat.

Untuk memastikan bahwa kalian dapat mempraktikkan good judgement dalam mengambil keputusan, kalian harus memiliki kesadaran dan pemahaman tentang 3 hal, yaitu sadar terhadap lingkungan eksternal, diri sendiri, dan pilihan/opsi.

Sadar terhadap lingkungan eksternal (Externally aware)

Untuk memiliki good judgement, kamu dituntut untuk memahami semua informasi yang kamu dapat, dibanding hanya menerimanya. Kesalahan yang sering kita buat adalah mengambil keputusan secara terburu-buru karena kita kurang kritis dalam menyaring informasi yang diterima. Kita juga secara tidak sadar sering menolak informasi yang tidak diinginkan atau diharapkan.

Julia Galef, co-founder dari Center for Applied Rationality, mengusulkan dua tipe mindset atau pola pikir yang berbeda dalam pengambilan keputusan.

Yang pertama adalah soldier mindset. Seperti namanya, seseorang yang mengadopsi soldier mindset akan bertindak seperti prajurit. Tindakan mereka berasal dari refleks yang berakar pada kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan kelompok mereka, serta  untuk mengalahkan musuh. 

Jika kamu mengadopsi soldier mindset dalam mengambil keputusan, akan sulit bagimu untuk bersikap objektif. Kamu akan hanya menerima dan menggunakan informasi yang bisa mendukung dirimu, serta menolak informasi yang tidak kamu setujui. Alhasil, keputusan yang kamu ambil belum tentu keputusan yang tepat.

Sebaliknya, scout mindset berpusat pada usaha untuk memahami. Berbeda dengan prajurit, seorang scout (pemandu) bertugas untuk turun ke lapangan, memetakan medan, dan mengidentifikasi hambatan yang mungkin ditemui. Mereka ingin tahu apa yang sebenarnya ada di lapangan seakurat mungkin.

Oleh karena itu, seseorang yang mengadopsi scout mindset tidak terdorong untuk menang, tetapi untuk mendapatkan informasi sejujur dan seakurat mungkin. Mereka dapat lebih mudah mengambil keputusan tanpa pengaruh prasangka dan motivasi mereka sendiri, dan berusaha untuk melihat fakta dan bukti seobjektif mungkin.

Kamu bisa mencoba mengadopsi scout mindset dengan bersikap teliti setiap kali menerima informasi. Jika kamu bisa, cari informasi dari berbagai sumber dan sisi argumen, terutama dari sisi yang biasanya kamu tidak setuju. Selain itu, pastikan informasi tersebut benar, kredibel, konsisten, dan dapat dibuktikan.

Sadar terhadap diri sendiri (Self-aware)

Pemimpin yang baik adalah individu yang dapat mengenali emosi dan bias mereka sendiri, serta memastikan bahwa keputusan yang dibuat akan tetap objektif dan tidak dipengaruhi oleh hal-hal tersebut. 

Kualitas pribadi yang kita miliki, seperti nilai-nilai dan kepercayaan, walaupun baik untuk dimiliki, dapat memengaruhi cara kita memproses informasi, belajar dari pengalaman, dan memilih anggota tim.

Oleh karena itu, kemampuan untuk melepaskan diri dari pendapat pribadi merupakan komponen penting dalam good judgement. Pemimpin yang baik harus mampu memahami dan menerima informasi dari sudut pandang yang berbeda.

Sadar terhadap pilihan/opsi (Option aware)

Terakhir, untuk memastikan bahwa kamu telah mengambil keputusan yang paling benar, sebelumnya seharusnya kamu sudah mempertimbangkan segala alternatif solusi yang ada. Faktor lain yang bisa memengaruhi pengambilan keputusan adalah penilaian buruk pemimpin yang tidak mempertimbangkan berbagai macam opsi-opsi yang ternyata penting dan bisa dijadikan solusi.

Mengeksplorasi solusi secara menyeluruh adalah kunci untuk melatih good judgement. Ketika semua opsi bisa dipertimbangkan dan diperdebatkan, maka kemungkinan opsi yang dipilih akan cenderung lebih tepat. Mereka bersikap fleksibel dalam memperluas berbagai pilihan yang dipertimbangkan.

Redaksi Pemimpin.ID

Lokasi

Deep Space

Jl. Melawai X No.9 Melawai, Kec. Kby. Baru, DKI Jakarta 12160

Rumah Wijaya

Jl. Wijaya V, No. 6, Melawai, Kby. Baru, DKI Jakarta 12160

Pemimpin.ID 2019 - 2020