HeadlineLeadership ReviewCara Berkomitmen dengan Rencana dan Tidak Menyerah dengan Realitas Menurut Three-Year Rule

Redaksi Pemimpin.IDMarch 8, 2021171
pexels-mikael-blomkvist-6476272

ABSTRAK | Dalam menjalankan komunitas, organisasi, atau project, tak jarang rencana dan harapan yang kita buat terbentur realitas yang akhirnya membuat kita menyerah dan pesimis dengan apa yang sedang kita jalankan. Kegagalanlah yang sering kita dapatkan. Konsep three-year rule mungkin bisa menjadi solusinya agar kita bisa sabar, tekun, dan komitmen dengan apa yang sedang kita jalankan.

Dalam menjalankan sebuah rencana, kita sebagai pemimpin punya harapan dan ekspektasi untuk memberikan manfaat dan pengaruh yang luas. Tak jarang, kita membandingkan diri dengan orang lain yang sudah sukses dengan apa yang mereka lakukan, seperti memiliki followers yang sudah banyak, memiliki pengaruh yang kuat, dana yang besar dan pencapain-pencapaian lainnya. Ketika kita akhirnya menjalankan rencana yang kita buat, kita dihadapkan bahwa feedback yang kita dapat tak sesuai harapan kita sehingga kita sudah mengalami rasa pasrah dan ingin menyerah padahal baru beberapa langkah yang kita jalankan., Kita dihantui pikiran bahwa kita tidak bisa mencapai apa yang orang lain dapatkan. 

 Membuat sesuatu yang bermakna dan bermanfaat itu membutuhkan waktu lebih banyak dari apa yang kita pikirkan. Kesuksesan sebuah rencana memiliki 2 unsur penting berupa ketekunan dan kesabaran.

Sumber: durmonski.com

Media sosial menambah rumit masalah ini karena apa yang ditampilkan oleh media sosial, seperti artis dengan followers jutaan, aplikasi dengan pendapatan yang berlimpah, atau penulis yang berhasil menjual jutaan buku. Itu hanyalah produk akhir, tetapi mereka melupakan unsur penting berupa kesabaran dan ketekunan. Sebuah rencana harus dimulai dengan 2 hal ini:

  1. Berani untuk memulai dan mencoba.
  2. Sabar dalam menekuninya

Kita sudah sering mendengar dan mempraktikkan keberanian dalam memulai dan mencoba, tetapi poin kedualah yang sebenarnya menjadi pembeda. Sering kali, kita berpikir bahwa apa yang kita rencanakan dapat terjadi secara instan. Membuat sesuatu yang bermakna dan bermanfaat itu membutuhkan waktu lebih banyak dari apa yang kita pikirkan. Kesuksesan sebuah rencana memiliki 2 unsur penting berupa ketekunan dan kesabaran. Three-year rule dapat membantu kita mengatasi masalah ini, sebab rencana tidak gagal karena kita tidak bisa, tetapi kita butuh waktu.

Apa Itu Three-Year Rule?

Three-year rule adalah aturan yang kita tanamkan dalam diri ketika membuat rencana untuk berkomitmen melakukannya dalam waktu 3 tahun karena menurut Matt D’Avella, seorang YouTuber asal Amerika Serikat, rentang yang ideal untuk berkomitmen adalah 3 tahun. Namun, dalam three-year rule, jumlah tahun bukanlah menjadi hal yang penting karena hal yang terpenting adalah menanamkan ekspektasi yang benar dari awal bahwa dalam sebuah rencana butuh waktu untuk merasakan hasilnya.

Sumber: durmonski.com

Bagaimana Cara Menerapkannya?

Berikut adalah beberapa langkah untuk menerapkan three-year rule dalam rencana yang akan kita lakukan:

    1. Apa: Mulailah rencana dengan pertanyaan apa yang Anda ingin lakukan dan mengapa Anda melakukannya. Memilih alasan yang tepat dapat memotivasi kita untuk terus berjuang walaupun dihadapkan dengan rintangan karena dalam berencana kita membutuhkan motif yang kuat.
    2. Komitmen: Tanamkan komitmen bahwa dalam menjalankan rencana membutuhkan waktu, baik 3 tahun, 5 tahun, atau seterusnya. Tidak ada yang namanya sukses dan berhasil dalam singkat karena apa yang kita lihat dari orang lain hari ini hanyalah puncak gunung es. Masih terdapat proses dan usaha selama bertahun-tahun yang jauh lebih besar dari puncak gunung es tersebut.
  • Tegas: Setelah tahu apa yang Anda lakukan, Anda harus tegas untuk menolak terhadap hal-hal yang tidak memiliki hubungan dengan tujuan rencana Anda. Katakan tidak pada persimpangan jalan yang Anda temui di tengah rencana karena langkah ini penting untuk memperkuat komitmen Anda terhadap tujuan jangka panjang. Jangan sampai sesuatu yang baru membuat Anda mengabaikan tujuan yang telah Anda buat.
  • Penyesuaian: Setelah berjalannya sebuah rencana, pasti akan terlihat beberapa kekurangan dalam rencana yang Anda buat. Evaluasilah rencana Anda untuk menyesuaikan beberapa kesalahan atau tahapan yang tidak akan berhasil.
Apa Keuntungannya?

Menerapkan three-year rule memberikan kita sebagai pemimpin yang punya ide atau rencana sebuah perspektif baru agar tidak menyerah jika menemukan kegagalan ke depannya. Menerapkan three-year rule juga memiliki manfaat lain, seperti:

Kegagalan menjadi relatif

Semakin lama kita menetapkan jangka waktu dalam rencana kita, semakin kecil kegagalan yang muncul. Memberikan waktu 3 tahun dalam rencana Anda akan membuat kegagalan tidak akan menjadi masalah dan kesalahan tidak akan terasa seburuk itu. Anda tidak lagi terjebak dengan menyalahkan diri sendiri akibat kegagalan jangka pendek karena Anda punya waktu untuk memperbaikinya. Hasilnya, Anda lebih dapat menikmati proses dalam menjalan rencana tersebut.

Sumber: Josephmaverics.com

Lebih mudah mengatur subgoals

Ketika Anda sudah mengetahui garis waktu dalam rencana Anda, Anda dapat lebih mudah untuk mengatur dengan mengisi garis waktu tersebut dengan subgoals. Sebagai contoh, 3 tahun adalah 156 minggu, 1095 hari, dan 26280 jam, tetapkan dari garis-garis waktu tersebut dari subgoals Anda. Menjadi mudah mengaturnya karena Anda punya banyak kesempatan dari rentang waktu tersebut untuk menambahkan dan mengatur subgoals Anda. 

Sumber: Josephmaverics.com

Bagian tersulit dalam menjalankan sebuah rencana adalah berkomitmen untuk sabar dan tekun dalam menjalankannya. Kita mencoba membuat video, yang menonton sedikit. Kita mencoba menulis, yang membaca dan memberikan tanggapan tidak ada. Kita membuat konten bermanfaat, tapi tidak ada yang menyebarkan. Akhirnya kita dihantui oleh pikiran, “Apa saya tidak pantas melakukannya?”, “Apakah saya telah gagal?”, “Apakah sudah waktunya saya berhenti?”.

Kita terjebak dalam pikiran instan bahwa minimnya feedback yang kita dapatkan hari ini adalah bukti kegagalan rencana yang kita buat. Solusinya, buatlah rencana jangka panjang dan tanamkan perspektif bahwa tidak ada yang instan dalam sebuah rencana. Kita tidak mudah pasrah terhadap kegagalan yang terjadi dalam rencana yang kita buat. Realitas yang terjadi bukan menjadi alasan untuk membuat kita berhenti dalam berencana.

 

 

Referensi

D’avella, M. (2020). The three year rule. YouTube. https://www.youtube.com/c/MattDAvella/videos.

 Durmonski, I. (2020). The three year rule: How to stay motivated working on a long-term project. Dumonski. https://durmonski.com/self-improvement/the-three-year-rule/.

Leberecht, T. (2021). Good leaders lose with grace. Harvard Business Review. https://hbr.org/2021/01/good-leaders-lose-with-grace

Mavericks, J. (2019). The 3 year rule:how to commit to you plan and get things done. Medium. https://medium.com/mavericks-thoughts/the-3-year-rule-how-to-commit-to-your-plan-and-get-things-done-e654ac362b94.

 

Photo by: Mikael

Redaksi Pemimpin.ID

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.