InspirasiBaru Memulai Jadi Pemimpin, Simak Fungsinya Kepemimpinan dalam Organisasi

adminAugust 2, 201955
https://pemimpin.id/wp-content/uploads/2019/07/kepemimpinan-dalam-organisasi.jpg

Bagi kalian yang baru pertama kali memiliki posisi sebagai pemimpin dalam perusahaan atau organisasi, bagaimana rasanya? Tentunya senang, bangga, tapi ada juga perasaan deg-degan atau mungkin bingung apa yang harus dilakukan.

Posisi sebagai pemimpin ibarat kita berada dalam sebuah piramida yang paling tinggi. Kita ditopang oleh anak-anak buah kita yang berada dibawah namun sebenarnya pemimpinlah yang akan paling merasakan sakit jika harus terjatuh ke bawah. Semakin tinggi posisi seseorang, semakin puncak jabatannya, maka resiko yang diambil pun semakin tinggi. Jadi, sudah yakin nih mau jadi pemimpin?

Akan tetapi, pemimpin yang berhasil, maka dia akan mendapatkan berbagai keunggulan dan keutamaan tersendiri. Bukan hanya disanjung oleh anak buah, tapi ia pun menjadi orang yang paling sentral untuk membuat perubahan. Ia lah yang menjadi pusat kesuksesan jika mampu memimpin anak-anak buahnya bekerja dan mencapai tujuan atau visi yang telah ditetapkan. Ia juga ibarat kompas yang menunjukkan arah, membawa kemana organisasi akan melaju.

Karena pentingnya sebuah kepemimpinan dalam organisasi, maka mari kita bahas satu persatu bagaimana sebetulnya kepemimpinan dalam sebuah organisasi dan cara memulai untuk menjadi pemimpin dalam organisasi.

Pemimpin dan Kepemimpinan

Seorang pemimpin, sebetulnya belum tentu memiliki kepemimpinan yang baik. Moral kepemimpinan tidak otomatis ada ketika seseorang mendapatkan posisi sebagai pemimpin dalam jabatan tertentu. Pemimpin adalah orang yang mendapatkan mandat sebagai komando, sedangkan kepemimpinan adalah moral yang terbentuk dan dimiliki oleh seorang pemimpin untuk bisa mengarahkan organisasinya mencapai visi.

Untuk itu, jangan heran kalau ada pemimpin, walaupun dalam struktural ia resmi memiliki jabatan tersebut, namun pada kenyataanya ia tidak bisa memberikan teladan, arahan, bahkan keputusan terbaik untuk organisasinya. Dalam berbagai kasus, moral pemimpin terkadang tumbuh dalam proses dan mengalami perubahan terus menerus. Kepemimpinan menjadi pembelajaran seumur hidup bagi seorang pemimpin dalam organisasi.

Ada juga yang mengatakan bahwa kepemimpinan merupakan bakat alamiah seseorang. Beberapa tokoh, ada yang dalam biografinya disebutkan bahwa sejak kecil sudah terlihat memiliki bakat kepemimpinan. Namun hal ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa, walaupun sudah dewasa seseorang dapat mempelajari dan membentuk moral kepemimpinan.

Untuk itu, sebagai pemimpin pemula, jangan ragu dan khawatir untuk memulai kepemimpinan dalam organisasi. Cari tahu berbagai fungsinya dan cobalah untuk mempraktikannya secara mudah satu persatu. Di luar sana, banyak sekali berkembang teori kepemimpinan dalam organisasi yang bisa kita pelajari dan terapkan, namun lebih mudahnya, simak dulu penjelasan di bawah ini ya!

Fungsi Kepemimpinan dalam Organisasi

Ada banyak teori yang berkembang mengenai kepemimpinan dalam organisasi. Kali ini, kami akan membagikan hal mendasar yaitu mengenai fungsinya kepemimpinan dalam organisasi. Jika fungsi ini tidak dipahami dengan baik oleh pemimpin, maka khawatirnya ia akan salah arah dalam melangkah dalam organisasi. Padahal, pemimpin bukan saja sebagai jabatan melainkan fungsi yang mengintegralisasikan keseluruhan kerja dalam perusahaan atau organisasi. Nah, berikut 5 fungsi kepemimpinan dalam organisasi yang harus kamu ketahui.

1. Memberikan Arahan dan Menjaga Visi Organisasi

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa pemimpin ibarat kompas. Ia yang mengarahkan dan terus memantau kemana organisasi ini bergerak. Ia pun juga harus menjaga organisasi agar visi yang telah ditetapkan terus pada track-nya.

Jika tidak ada kepemimpinan dalam organisasi, maka kita bisa pastikan bahwa masing-masing orang akan bergerak sesuai dengan kehendak dan tujuannya sendiri. Tidak ada visi bersama, tidak ada kesatuan gerak dan tidak ada tujuan yang hendak dicapai. Bisa membayangkan bukan bagaimana chaos nya?

Bahkan jika sekalipun ada pemimpin namun ia tidak bisa menerapkan kepemimpinan yang baik, dapat dipastikan kekacauan itu akan tetap terjadi. Untuk itulah, kepemimpinan dalam organisasi sangat dibutuhkan, karena visi jangka panjang tidak bisa dicapai dengan jalan sendiri-sendiri walaupun masing-masing SDM berada dalam organisasi yang sama.

2. Sebagai Motivator

Kepemimpinan dalam organisasi juga memiliki fungsi untuk menjaga dan memberikan motivasi pada SDM. Sebenarnya motivasi bisa datang dari dalam diri SDM itu sendiri (motivasi intrinsik), akan tetapi sebagai pemacu dan pemercepat kerja, motivasi ekstrinsik juga sangat dibutuhkan. Pemimpin yang memiliki kepemimpinan baik akan memperhatikan aspek ini.

Dalam sebuah organisasi, sangat dimungkinkan SDM mengalami down, hilang arah, demotivasi, kondisi yang berubah-rubah hingga pekerjaannya menjadi terbengkalai. Kepemimpinan dalam organisasi akan menilai hal ini sebagai bentuk ancaman yang bisa membuat kinerja menjadi turun. Untuk itu, ia akan membuat cara dan sistem yang baik agar anak buah senantiasa semangat dan bekerja dengan sepenuh hati dengan motivasi yang ia berikan.

Motivasi tersebut bisa dalam bentuk materil atau moril. Dalam bentuk materil misalnya saja, pemberian bonus kinerja, kenaikan gaji, reward, acara kebersamaan, dsb. Sedangkan dalam bentuk moril, misalnya cerita inspirasi, teladan yang konsisten, mentoring, atau coaching bersama pemimpin.

3. Penyambung Komunikasi dan Pemersatu antar SDM

Kinerja sebuah perusahaan atau organisasi ibarat sebuah mesin. Di dalamnya ada berbagai komponen, berbagai fungsi, berbagai tujuan kecil, dan berbagai hal lainnya yang bisa jadi sangat berbeda-beda namun memiliki tujuan yang sama.

Begitupun dalam organisasi atau perusahaan, akan ada banyak unit, divisi, bagian, yang masing-masing memiliki standart kerja, operasional, dan karakter yang berbeda-beda. Namun perbedaan itulah justru yang membuat semua fungsi organisasi tersebut bisa berjalan. Bisa membayangkan kan, bagaimana jadinya kalau semua unit adalah unit keuangan? Lalu siapa yang akan memproduksi, mempromosikan, atau memberikan service?

Dengan adanya kepemimpinan dalam organisasi, maka berbagai fungsi dan perbedaan tersebut dapat disatukan, ibarat sebuah orkestra seni yang menjadi padu dengan harmonisasi masing-masing pemain alat musik.

4. Pemberi Kepercayaan dan Tugas pada SDM

Ada yang memimpin dan ada yang dipimpin. Ada yang memberi tugas dan ada yang menjalankannya. Kepemimpinan membuat SDM akan mendapatkan kepercayaan, mendapat tugas, dan mendapatkan arahan terkait peran yang harus dilakukannya.

Seorang pemimpin akan mendelegasikan pekerjaannya pada bawahan, karena tidak mungkin semua tanggung jawab pekerjaan dilakukan oleh pemimpin seorang diri. Jiwa kepemimpinan membuat seseorang justru akan berbagi tugas dan berbagi prestasi. Bukan menonjolkan kemampuan diri sendiri apalagi membanggakan hasil kerja sendiri.

Untuk itu, kepemimpinan dalam organisasi juga berfungsi untuk memberikan kepercayaan pada SDM agar mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik serta mengembangkan pekerjaan sesuai yang telah diamanatkan oleh pemimpin.

5. Penanggung Jawab Organisasi

Dalam kepempinan di organisasi, adanya pemimpin bukan saja memberikan tugas apalagi mengatur ritme kerja di dalamnya. Lebih jauh dari itu, ia pun harus bertanggung jawab atas seluruh sistem dan roda kerja organisasi yang dijalankan oleh SDM. Ialah penanggung jawab terbesar atas dijalankannya organisasi tersebut. Untuk itulah, kepemimpinan yang baik bukan saja mengedepankan prestasi dan keunggulan diri sendiri, melainkan bertanggung jawab penuh atas seluruhnya.

Jika tidak ada kepemimpinan dalam organisasi, maka tidak akan ada SDM yang bertanggung jawab atas seluruh keputusan. SDM bekerja sendiri-sendiri namun jika ada kesalahan, kegagalan, tidak ada yang mau untuk bertanggung jawab membenahi semuanya. Padahal, dalam kinerja perusahaan atau organisasi, kegagalan dan jatuh bangun menjadi hal yang biasa terjadi.

Lantas, bagaimana mungkin sebuah organisasi dan perusahaan akan maju jika di dalamnya tidak terdapat kepemimpinan yang baik dan bisa diandalkan?

Nah, sebagai pemimpin yang baik, walaupun baru memulai menjadi pemimpin, 5 fungsi di atas harus benar-benar kita pahami ya. Ingat, menjadi pemimpin itu memang berat. Akan tetapi,  jika kita menjalankannya dengan baik dan berhasil, kita akan dikenang sepanjang masa oleh para SDM dan anak buah.

Selamat memimpin!

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Pemimpin.id adalah sebuah Gerakan Pemberdayaan Kepemimpinan Indonesia melalui konten dan program kreatif.

Deep Space | Jl. Melawai X No.9 Melawai, Kec. Kby. Baru, DKI Jakarta 12160

info@pemimpin.id

Pemimpin.ID 2019