ArtikelOrganisasi Intra vs Ekstra Kampus, Mana yang Paling Baik?

Avatar Pemimpin IndonesiaApril 6, 2022586
https://pemimpin.id/wp-content/uploads/2022/04/pexels-monstera-9431436-1280x853.jpg

Sumber: Pexels.com
Oleh: Shania Aulia, PMO Pemimpin.id

Sebagai seseorang yang bekerja di bidang pengembangan diri utamanya kepemimpinan, aku harus banyak belajar mengenai berbagai perubahan budaya organisasi yang terjadi baik di intra kampus maupun ektrakampus. Tidak bisa dipungkiri pandemi yang sudah berubah menjadi endemi ini menjadi salah satu penyumbangnya.

Aku tahu betul bagaimana adik-adik tingkat di kampus berusaha keras untuk beradaptasi dan menyesuaikan semua program kerja yang direncanakan agar tetap bisa berjalan meskipun di tengah keterbatasan. Melelahkan dan menguras tenaga memang, bahkan terkadang tidak sesuai harapan hasilnya. Namun, dari hal tersebut mereka jadi belajar hal baru lainnya.

Semakin kesini ketika ditanya bagaimana antusias mahasiswa baru untuk bergabung ke organisasi intra kampus ternyata mengalami penurunan. Hal ini menurutku menarik karena cukup berbanding terbalik dengan era-ku dahulu.

Terkesan kuno, programnya hanya itu-itu saja, birokrasinya berbelit, kurang luas pergaulan dan temannya, dan tidak adanya program pengembangan diri adalah alasan-alasan yang biasa dilontarkan ketika ditanya mengapa mereka tidak ingin bergabung bersama organisasi intra kampus. 

Selain itu, lebih memilih fokus ke dunia pasca kampus, kurang prestise, ingin mencari pengalaman di luar kampus juga menjadi alasan lainnya. Kalau menurutku pribadi, baik berada di organisasi intra kampus atau ekstra kampus adalah hal yang sama. Karena menurutku, keberhasilan perkembangan diri seseorang tergantung kepada masing-masing individu.

Hal yang paling penting adalah bagaimana kita mengizinkan diri kita untuk selalu menjadi pribadi yang ibarat setengah gelas kosong, mau beradaptasi, dan menerima masukan. Tiga hal itu adalah kunci kesuksesan seseorang bisa semakin bertumbuh dimanapun dia berkembang dan bertumbuh.

Jadi, bukan masalah dimana organisasi atau komunitasnya, melainkan bagaimana diri kita mengenal dan mengetahui apa yang ingin kita capai dari bergabung organisasi atau komunitas tersebut.

Selamat berefleksi dan bertumbuh!